Mendidik Anak Zaman Now

Anak Zaman Now adalah anak yang hidup pada akhir zaman. Mereka lahir dan besar di masa-masa penuh fitnah. Mereka merupakan amanah orang tua dan masyarakat. Mereka memiliki karakter yang lemah karena teknologi memudahkan mereka dalam segala hal.

Anak Zaman Now

Anak Zaman Now adalah anak yang hidup pada akhir zaman. Mereka lahir dan besar di masa-masa penuh fitnah. Mereka merupakan amanah orang tua dan masyarakat.

Mereka memiliki karakter yang lemah
karena teknologi memudahkan mereka dalam segala
hal.

KIAT MENDIDIK ANAK ZAMAN NOW

1.Pondasi Peradaban

Kita, hidup di akhir zaman, dimana pada masa ini, penuh dengan ujian iman. Dan pondasi peradaban setiap zaman, dimulai dari membangun keimanan pada setiap jiwa.

“Beriman Kepada Allah SWT.

“Beribadah mencontoh ibadahnya Rasulullah

“Berilmu sesuai Al-Quran & Sunnah

“Berakhlaq dengan 4 akhlaq pokok; Shidiq,

“Fathonah, Amanah, Tabligh.

Beriman Kepada Allah

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai manusia! Sembahlah Tuhanmu yang telah menciptakan kamu
dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.

Berilmu sesuai Al-Qur’an dan Sunnah

Al-Mujadilah 58:11

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجٰلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللّٰهُ لَكُمْۚ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللّٰهُ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا مِنْكُمْۙ وَالَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ دَرَجٰتٍۗ وَاللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu,
“Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,
” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan,
“Berdirilah kamu,
” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orangorang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu
beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan.

Beribadah mencontoh ibadahanya Rasulullah

Al-Ahzab 33:21

قَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ 

Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan(kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.

Berakhlaq dengan 4 akhlaq pokok; Shidiq

Maryam 19:41

وَاذْكُرْ فِى الْكِتٰبِ اِبْرٰهِيْمَ ەۗ اِنَّهٗ كَانَ صِدِّيْقًا نَّبِيًّا

Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ibrahim di dalam Kitab (Al-Qur’an), sesungguhnya dia adalah seorang yang sangat membenarkan, seorang Nabi.

Berakhlaq dengan akhlaq pokok: Fathonah

Al-Baqarah 2:269

يُّؤْتِى الْحِكْمَةَ مَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ اُوْتِيَ خَيْرًا كَثِيْرًاۗ وَمَا يَذَّكَّرُ اِلَّآ اُولُوا الْاَلْبَابِ

Dia memberikan hikmah kepada siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa diberi hikmah, sesungguhnya dia telah diberi kebaikan yang banyak. Dan tidak ada yang dapat mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang mempunyai akal sehat.

Berakhlaq dengan akhlaq pokok: Amanah

Asy-Syu’ara 26:106

اِذْ قَالَ لَهُمْ اَخُوْهُمْ نُوْحٌ اَلَا تَتَّقُوْنَۚ

Ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka,
“Mengapa kamu tidak bertakwa?

Asy-Syu’ara 26:107

اِنِّيْ لَكُمْ رَسُوْلٌ اَمِيْنٌۙ

Sesungguhnya aku ini seorang rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,

Berakhlaq dengan akhlaq pokok: Tabligh

Al-Ma’idah 5:67

يٰٓاَيُّهَا الرَّسُوْلُ بَلِّغْ مَآ اُنْزِلَ اِلَيْكَ مِنْ رَّبِّكَۗ وَاِنْ لَّمْ تَفْعَلْ فَمَا بَلَّغْتَ رِسٰلَتَهٗۗ وَاللّٰهُ يَعْصِمُكَ مِنَ النَّاسِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الْكٰفِرِيْنَ

Wahai Rasul! Sampaikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika tidak engkau lakukan (apa yang diperintahkan itu) berarti engkau tidak menyampaikan amanat-Nya. Dan Allah memelihara engkau dari (gangguan) manusia. Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.